Latar Belakang dan Sejarah Berdirinya SMP AI-Masthuriyah




Apabila kita memperhatikan pesan-pesan al-Qur'an, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa "Wawasan Keilmuan Islam itu bersifat cosmopolitan" (mendunia, namuak macamnya dari berbagai macam sumber)
Secara umum, para ulama membagi ilmu menjadi dua macam: naqliyah (ilmu umum) dan aqliyah (ilmu agama).
Imam Ghazali mengatakan "Barang siapa membatasi diri hanya belajar ilmu dunia (umum) tanpa belajar ilmu agama, dia menyia-nyiakan hidupnya untuk sesuatu yang tidak bermanfaat diakhirat. Dan barangsiapa membatasi diri hanya belajar ilmu agama saja tanpa belajar ilmu duniawi (umum), maka dia tidak mengerti agama kecuali kulitnya saja.
Ilmu agama tidak dapat dipahami dengan sempurna kecuali dengan ilmu aqliyah (Umum) ilmu aqliyah itu seperti obst untuk kesehatan, sedangkan ilmu syariah (agama) itu seperti makanan.
Dengari dilatarbelakangi hal tersebut, maka Perguruan Islam Al-Masthuriyah mendirikan lmbaga pendidikan SMP untuk mengintegrasikan system pendidikan agama (naqliyah) ddengan system pendidikan umum (Aqliyah)
Apabila system pendidikan agama dipadukan dengan system pendidikan umum maka memiliki keunggulan, seperti :
1.             Sistem yang lebih mapan
2.        Standar mutu yang terukur
3.        Manajemen yang akuntabel
4.        SDM yang kompeten
5. Kurikulum yang lebih jelas.
Perpaduan kedua system tersebut dapat tercapai dengan adanya rencana yang terprogram dan disusun oleh semua unsure yang terlibat dalam pendidikan dan tenaga kependidikan, oleh karena itu kami menyusun RKS / RAKS untu mewujudkan keberhasilan dua system tersebut.
SMP Al Masthuriyah merupakan salah satu unit pendidikan yang berada di bawah naungan Perguruan Islam Al Masthuriyah yang mengelola unit-unit pendidikan yaitu RA, MD, MI, MTs, MA, SMA, SMK, SMP dan Perguruan Tinggi Islam.
SMP Al Masthuriyah berlokasi di Kp Tipar Desa Cibolang Kaler Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi yang berdiri pada tahun 2004/2005. Yang dipimpin oleh Bapak Drs. H.A. Djamaluddin dan beliau menjabat sebagai Kepala sampai tahun 2005/2006. Dan selanjutnya sekolah ini dipimpin oleh Bapak H. Muh. Fauzi Sanusi, S.Ag sampai dengan sekarang.

Pendirian SMP Al Masthuriyah didasari oleh permintaan pars alumni Perguruan Islam Al Masthuriyah serta masyarakat sekitar yang meminta untuk mendirikan SMP yang berbasis pesantren, walaupun sudah ada unit pendidikan setingkat SMP, yaitu MTs namun mereka berharap agar unit pendidikan SMP didirikan dengan maksud agar peserta didik dapat mengintegrasikan antara pendidikan sekolah ( pendidikan umum) dengan pendidikan pesantren (agama)
Pada awal berdirinya SMP Al Masthuriyah jumlah pendaftar serta yang diterima didominasi oleh peserta didik yang berasal dan luar daerah, seperti Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, Banten dan Priangan Timur.
Peserta didik putra yang berasal dan luar daerah mereka tinggal di asrama yang telah disediakan khusus untuk tingkat SLTP, sedangkan peserta didik putri menempati rumah-rumah (dalam bentuk asrama) ibu-ibu kos (ibu asrama) yang berada di lingkungan pondok pesantren.
Peserta didik yang tinggal di asrama (mukim) mengikuti kegiatan-kegiatan yang diprogramkan oleh pondok pesantren, seperti pengajian kitab kuning, pengajian Qur'an, diskusi, tabligh/pidato, pembacaan rawi ( sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW ). Sedangkan peserta didik yang tidak mukim, mereka mengikuti kegiatan yang diprogramkan sekolah dengan tambahan pelajaran keagamaan.
Kondisi orangtua/wali murid bervariasi, mulai pegawai negeri sipil, wiraswasta, pegawai swasta, petani, buruh, pedagang, guru dan bahkan adapula yang pengangguran.
Selain pegawai resmi yang berpenghasilan tetap, rata-rata kondisi orangtua/wali murid berpenghasilan tidak tetap. Oleh karena itu mereka yang kondisinya seperti itu diberikan keringanan biaya sesuai dengan kemampuan mereka.
Melalui anggaran pemerintah yang berbentuk BOS  kendala yang dihadapi orangtua/wali murid dapat teratasi, sehingga peserta didik dapat bertahan hingga duduk di kelas IX dan bahkan sampai lulus.
Peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikannya di SMP Al Masthuriyah mayoritas mereka melanjutkan ke SLTA yang berada di lingkungan Perguruan Islam Al Masthuriyah, baik itu ke SMA, SMK maupun ke MA.
Dengan perkembangan dari tahun ke tahun, baik perkembangan jumlah peserta didik maupun perkembangan sarana prasana kependidikan lainnya maka SMP Al Msthuriyah senantiasa mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan kemajuan pendidikan. Diantara persiapan yang dilaksanakan SMP Al Masthuriyah adalah dengan menyusun Rencana Kerja Sekolah (RKS), rencana kerja sekolah ini terutama dalam rangka persiapan/rintisan menuju SMP Berbasis Pesantren (SBP) yang telah diprogramkan oleh dua departemen, yaitu Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama.





dok.SMP Al-Masthuriyah

Komentar

Postingan Populer